Anda Harus Tau! Inilah Tahapan Dalam Melakukan Hipnosis

tahapan hipnosis

Tahukah anda bahwa sebenarnya ada beberapa tahapan dalam melakukan hipnosis? Jadi di artikel ini kita akan membahas tentang tahapan-tahapan hipnosis. Ini sangat penting untuk anda yang ingin menjadi seorang hipnoterapis handal atau anda yang ingin mendalami ilmu hipnosis. Silakan cekidot infonya dibawah ini

Hipnosis gaya klasik maupun konvensional memiliki struktur atau tahapan-tahapan. Hal ini sangat penting dipahami bagi siapapun yang ingin belajar hipnosis. Struktur tersebut adalah berupa tahapan-tahapan sebagai berikut :

  1. Pre Induction
  2. Induction
  3. Deepening
  4. Depth Level Test
  5. Suggestion
  6. Termination

Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing tahapan hipnosis di atas :

Pre Induction

Tahapan ini adalah saat dimana hipnotis pertama kali berinteraksi dengan subjek. Dalam tahap ini seorang hipnotis melakukan observasi terhadap diri subyek menyangkut berbagai hal yang kiranya dibutuhkan dalam proses hipnosis antara lain perkiraan tingkat sugestivitas dan juga hipnotis dapat melakukan proses pembelajaran trance kepada subyek atau dikenal dengan istilah Hypnotic training.

Pada hipnoterapi, tahapan ini merupakan tahapan dimana hipnoterapis melakukan eksplorasi terhadap detail permasalahan klien dan juga tahapan untuk memberikan edukasi di seputar proses hipnoterapi yang akan dilakukan.

Induction

Suatu tahapan teknis dimana seorang hipnotis mulai memandu subyek untuk mulai memasuk kondisi trance dari subyek. Teknik Induction atau induksi yang dipergunakan disesuaikan dengan kondisi subjek berdasarkan hasil observasi pada saat tahapan Pre Induction.

Pada Stage Hypnosis, induksi yang diterapkan biasanya induksi cepat karena batasan durasi waktu show atau pertunjukan seperti misalnya Shock Induction. Dalam Hipnoterapi biasanya diterapkan berbagai induksi standar seperti Progressive Relaxation dan Dave Elman.

Deepening

Suatu tahapan hipnosis untuk memperdalam kondisi trance dari subyek. Kedalaman trance yang dibutuhkan dapat berbeda-beda untuk setiap kebutuhan. Secara ideal memang sebaiknya subyek dapat dibawa ke kondisi deep trance, akan tetapi dalam prakteknya sangat banyak faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kedalaman ini sehingga kedalaman cukup sampai ke tingkat yang diperlukan.

Terdapat 2 jenis tipe deepening, pertama adalah sugesti yang membuat sisi pikiran sadar (conscious mind) dari subyek menjadi tidak aktif atau rileks, kedua adalah sugesti yang membawa subyek untuk melakukan suatu aktifitas tertentu seperti misalnya naik tangga, pergi ke suatu tempat, naik lift, dan lain-lain.

Depth Level Test

Di tahap ini dilakukan pengujian tingkat kedalaman trance subjek. Cara yang digunakan dapat melalui konfirmasi (Ideo Motor Response) atau berdasarkan identifikasi dengan standar kedalaman yang ada seperti misalnya Davis Husband Scale. Bagi hipnotis yang terlatih tingkat kedalaman ini dapat dibaca dengan hanya mengamati tanda-tanda fisik subjek.

Suggestion

Tahapan inti dari proses hipnosis atau hipnoterapi yaitu pemberian sugesti sesuai dengan maksud dan tujuan proses hipnosis yang dilakukan. Pada Stage Hypnosis sugesti tentunya adalah hal-hal yang dapat menghasilkan efek entertainment atau menghibur penonton. Dalam hipnoterapi, sugesti dimaksudkan untuk menghasilkan efek terapeutik atau terapi.

Termination (Emerging)

Pengakhiran proses hipnosis yaitu suatu langkah bertahap untuk membawa kembali subyek ke kondisi normal. Proses Termination ini harus dilakukan secara tegas dan lengkap agar subyek tidak mengalami disorientasi.

Dalam Stage Hypnosis, terkadang subyek diminta untuk membuka mata sebelum proses Termination dan melakukan aksi sesuai sugesti yang diberikan. Dalam kasus ini dikenal istilah bahwa subyek berada dalam kondisi “Ability to open the eyes without affecting the trance” atau membuka mata dalam kondisi Trance.

Ya sekian artikel tentang tahapan hipnosis yang sudah saya berikan. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *