Apa yang dimaksud dengan Anchor?

teknik anchoring adalah
teknik anchoring adalah

Apa yang dimaksud dengan anchor? Ini adalah pertanyaan yang seringkali ditanyakan oleh orang yang ingin atau sedang memperdalam ilmu NLP. Kita sering mendengar istilah anchor tapi kita tidak tau apa artinya dan apa faedahnya. Mau tau apa itu anchor? Yuk Scroll kebawah

Anchor atau jangkar emosi merupakan materi yang wajib dibahas dalam kelas NLP

Coba sejenak anda bayangkan ketika anda berada dalam sebuah ruangan yang  gulita, tidak ada cahaya sama sekali, pikiran yang pasti terlintas pertama kali dalam benak anda adalah “dimana letak saklar lampu?”

Bukankah seperti itu? Anggukkan kepala jika iya hehe

Sekarang coba rasakan ketika jari jemari anda menyentuh saklar tersebut kemudian ditekan dan lampu menyala, ruangan menjadi terang benderang. Tidak ada lagi ketakutan dan anda bisa melakukan aktifitas seperti biasanya.

Pernahkah anda berpikir bagaimana jika diri anda adalah ruangan tersebut. Suatu saat pastilah anda mengalami stress, depresi, kondisi tak berdaya, males dan sebagainya. Ini disebabkan beberapa hal seperti menghadapi interview pekerjaan, sidang skripsi, menghadapi UAS, masalah dengan teman, atau mungkin berbicara di depan umum. Kondisi ini sama dengan ruangan yang tidak ada pencahayaan sama sekali akan terasa menakutkan dan anda tidak bisa melakukan apa-apa karena anda tidak bisa melihat.

Jika ruangan yang memiliki lampu yang dihubungkan dengan saklar untuk menghidupkan lampu tersebut, sekarang pertanyaannya dimana saklar dalam diri anda atau jika belum ada bagaimana membuat saklar tersebut yang mana ketika anda tekan secara otomatis akan membawa anda pada pikiran yang positif, penuh motivasi, penuh gairah, dan siap melangkah dengan penuh percaya diri.

Inilah yang dikenal dengan teknik anchoring atau disebut juga dengan teknik penjangkaran. Teknik ini banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari namun kita tidak menyadarinya seperti misalnya lampu lalu lintas, aroma nasi goreng, lagu-lagu masa kecil, dan foto kenangan merupakan beberapa stimulus yang dapat membawa kita mengulang kembali pengalaman secara subjektif pada waktu itu.

Apa yang kita lihat (orang, benda, binatang), apa yang kita dengar, apa yang kita rasa, bau dan kecap.

Anchor dapat dijumpai dengan mudah dalam keseharian kita. Di sekeliling kita ada banyak contoh anchor yang mempengaruhi keadaan emosi kita. Sebuah senyuman adalah contoh sederhana dari Visual Anchor. Ketika seseorang senyum kepada orang lain maka kecenderungan orang tersebut akan membalas senyuman tersebut sebagai balasan untuk menunjukkan itikad baik dan bersikap ramah.

Anchor yang lain dapat berupa kinestetic anchor seperti suatu perasaan bahagia pada saat ketemu dengan orang yang dicintai atau auditory anchor seperti pada saat seseorang memanggil nama kita dan kita langsung menoleh pada orang yang memanggil.

Bau atau wewangian adalah merupakan bagian dari anchor juga yang disebut dengan olfactory anchor. Banyak orang yang teringat kembali ke kenangan masa kecilnya ketika mencium bau tanah setelah ujan atau wangi parfum merek tertentu yang mengingatkan kita pada orang yang dicintai.

Anchor yang terakhir disebut dengan gustatory anchor, yaitu suatu anchor yang bekerja berdasarkan rasa yang dikecap oleh lidah kita. Misalnya, makan gule mengingatkan kita pada masakan gule yang dimasak oleh nenek kita sewaktu kita masih kecil.

Secara sederhana, anchor dapat dikatakan sebagai jangkar, yaitu sebuah jangkar emosi yang memiliki muatan emosi positif atau negatif dimana seseorang mengalami kembali (asosiasi) suatu pengalaman pada saat suatu pemicu diaktifkan. Biasanya anchor yang digunakan adalah resourceful anchor atau anchor positif yang bersumber daya misalnya anchor motivasi. Ada kalanya anchor negatif juga digunakan dalam beberapa teknik NLP untuk membantu mengatasi masalah yang ada pada klien, salah satu contohnya adalah collapsing anchor dimana anchor positif diadu dengan anchor negatif.

Dalam teknik changing personal history, disini beberapa anchor negatif justru dengan sengaja dipasang dan digunakan untuk mengatasi problem yang dialami klien. Anchor merupakan salah satu tool NLP yang sangat bermanfaat untuk merubah state seseorang. Kita ambil contoh misalnya ada seorang karyawan yang sedang down karena beberapa masalah yang sedang dialaminya (misalnya down karena pekerjaan di kantor, perasaan tertekan karena tekanan dari atasan, dan sebagainya) Maka dalam hal ini apabila orang tersebut memiliki anchor motivasi maka ia tinggal mengaktifkan anchor tersebut, misalnya dengan menjentikkan jari maka orang tersebut akan keluar dari state yang sedang down tersebut dan masuk ke dalam state yang sudah termotivasi yang sudah diinstall atau dipasang sebelumnya.

Sebuah jangkar adalah bagian dari sebuah pengalaman yang mana ketika anda menjumpai hal itu lagi akan membawa keseluruhan pengalaman tersebut secara subjektif. “Sebuah perahu memiliki layar untuk tenaga, kemudi untuk arah,dan jangkar untuk kestabilan. Lepaskan jangkar untuk performance puncak” (Michael Lum)

Ingin tau cara membuat resourceful anchor yang efektif? Pelajari caranya di pelatihan NLP bersertifikat.

Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *